Sabtu, 21 April 2012

Coretan Sang Pejuang


Sedikit coretan kecil , yang menjadi pemompa semangat bekerja.. Ibarat Battery Laptop/Hp perlu di Charge dulu ..kalau selalu dipakai.
  Tul Gak?
Masih Segar dalam ingatan, Sebuah pepatah 
 “ Lihatlah Mentari dibalik mendung”

Ya.. Pagi itu,, Sebuah Bingkisan Merdu..mewarnai Pagiku yang diawali dengan semangat Menggebu, dapat wejengan dari pak Tafsir Spd (anggota DPRD banjarbaru sekaligus Enterpeuner :) yang sayang kalau luput dalam catatn kecil ku ini.. hee

  cemungud. GAn.!!

Mengawal kisah seorang Jenderal “ Yang Memompa semangat Prajuritnya yang hanya berjumlah 7000 prajurit, melawan tentara 25.000 prajurit goth
Sebuah peperangan yang tidak seimbang dalam segi jumlah. Tentunya , bagi kaum muslimin itu bukanlah suatau masalah. Bukankah sekian banyak peperangan yang dimenangkan oleh kaum muslim, adalah ketika jumlah mereka jauh lebih sedikit dari musuh?? Tentunya dengan  pertolongan Allah.
Tariq bin Ziyad  dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto (Tariq si Mata Satu), adalah seorang Jenderal dari Dinasti Umayyah, yang memimpin penaklukan Muslim atas wilayah Andalusia (Al Andalus). Terdiri dari Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya.
Pada tanggal 26 April 711 Masehi, pasukan Tariq mendarat di Gibraltar (nama Gibraltar berasal dari bahasa Arab, Jabal Tariq, yang artinya Gunung Tariq). Setelah pendaratan, komandan perang yang berani, tangkas dan cerdas ini (Tariq bin Ziyad), memerintahkan untuk membakar semua kapal dan kemudian berbicara di depan seluruh pasukannya untuk membangkitkan semangat mereka: sebuah pidato fenomenal..:

  Tidak ada jalan untuk melarikan diri! Laut di belakang kalian, dan musuh di depan kalian: Demi Allah, tidak ada yang dapat kalian sekarang lakukan kecuali bersungguh-sungguh penuh keikhlasan dan kesabaran.

Dan akhirnya dengan semangat yang berkobar dan Pantang menyerah pasukan Tariq  bin Ziyad, walau berjumlah jauh lebih kecil bisa mengalahkan pasukan musuh! Luar biasa bukan?
  ciaaaat!!!

Hadapi Tantangan.. dengan semangat pantang menyerah akan menjadikan kita seorang pejuang sejati..
Contohnya saja.. 
 
Mungkin seorang Mahasiswa yang dapat amanah untuk menyerahkan proposal, sudah puluhan kali mencoba, tapi hanya dapat satu donator saja.. hingga akhirnya mengeluh kesah, ke sobatnya..
“Bro, aku dah nyerahin proposal ke 15 orang, ternyata baru dapat Atu..doank
Itu pun dikasih “kata2 Maniez” InsyaAllah..
 #kebiasaan kalau pakai InsyaAllah biasanya pasti gak.. Padahal Makna sebenarnya.. adalah kita mampu melakukan , akan tetapi seandainya ada hal2.. yag gak terduga saja ,makanya kita bilang “InsyaAllah” contoh yang tak terduga misalnya hari Kiamat. Hee

So.. Dari cerita  diatas Itu..ambil segi positif..artinya, kita diminta untuk tetap Optimis dan memperbanyak Link..atau jaringan, kalau kalkulasi matematika 15 dapat satu orang, berarti kalau mau dapat 2000 donatur.. kudu datangin ”Yang Intinya mesti banyak Banyak Orang..yang disilaturahmikan” hee
 Sebaliknya seandainya, jikalau, andai kata kita ,mengambil step negative,  pesimistif, dst maka yang terjadi adalah “menyerah” menambah runyam jalan hidup
   Ilustrasi..
Itulah sebuah Tantangan..dan Harapan..
2 hal yang tak pernah lepas dari sang Pejuang adalah dengan adanya “Tantangan dan Harapan” keduanya berjalan seimbang layaknya Yin dan Yan..Langit dan BUmi, dsb,.,
 
HIdup hanya menghadapi tantangan tanpa Harapan, hanya melahirkan kejenuhan dalam bekerja, Sebaliknya hidup hanya Mengharap harapan tanpa berani menghadapi Tantangan, hanya melahirkan Pelamun-pelamun kelas kakap.. # segindangnya.. hee
Sekali sudah menentukan jalan hidup, Pantang Untuk menyerah..
Karena “Aku Sudah Memilih Jalan Hidupku”
Sebuah Tantangan Bagai awan mendung, yang didalamnya.. menanti Mentari Untuk bersinar terang..
 
“Darah Biru”mu Bukan Jaminan Suksesmu..
Barangsiapa yang lambat amalnya, maka nasabnya tidak akan dapat memuliakannya. (HR. Muslim)
HIdupku sebagai seorang GURU maka jadilah guru yang professional
Hidupku sebagai seorang PNS maka jadilah PNS yang professional
Hidupku sebagai seorang Pengabdi Pendidikan maka jadilah Yang professional
Hidupku sebagai seorang Muslim, maka jadilah muslim yang professional..
Dst..
  
sumber : Motivasi Pagi yang Menggemuruh di hati..
Artikel Terkait :
Pejuang Islam Perlu Dugem
Jawaban Bagi Yang Bermasalah
3 Kunci Kebahagiaan Yang Terlupakan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

MARI KITA SHARING

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...